Profil Xavi Sang Kapten Sekaligus Legenda Barcelona yang Dirindukan!

Sajian tentang profil Xavi pastinya menjadi hal yang selalu dinantikan oleh semua pecinta sepak bola di dunia. Tidak hanya bagi penggemar klub Barcelona saja, nama Xavi juga memperoleh respek dari segala kalangan di dunia sepak bola. Di tengah persaingan antar supporter yang begitu keras, tentu respek juga dianggap sebuah prestasi.

Pemain yang sangat fenomenal di jamannya ini, tidak pernah mendapat kritikan pedas atau serangan dari supporter klub lain. Sebab pada faktanya, Xavi dianggap sebagai pemain yang hangat sehingga lawan selalu memberikan respek kepadanya. Hingga saat ini, bisa dibilang bahwa Xavi merupakan kapten tim sekaligus legenda Barcelona yang sangat dirindukan aksinya.

Namun sangat disayangkan Xavi tidak bisa membela Barcelona lagi karena faktor usia yang dirasa sudah tidak begitu fit. Hal tersebut menjadi alasan utama Xavi untuk gantung sepatu dan mencoba melanjutkan karirnya sebagai seorang pelatih. Para fans berharap suatu hari nanti Xavi bisa melatih mantan klub sepak bola kesayangannya yaitu Barcelona.

Profil Xavi Sebagai Seorang Pemain Spanyol Paling Berdedikasi Tinggi

Setiap pemain sepak bola terutama yang bermain di liga top Eropa, pasti namanya akan cepat melambung tinggi di antara pemain lainnya. Mayoritas pemain yang banyak dikenal masyarakat luas pasti nama para penyerang sebab sering mencetak gol. Tetapi nama Xavi Hernandez terkenal meskipun di posisi pemain tengah yang mengatur ritme permainan.

Xavi Hernandez lahir di negara Spanyol pada tanggal 25 januari 1980 yang mana di tahun ini sudah menginjak usia tepat 40 tahun. Bagi ukuran pemain sepak bola, tentu Xavi sudah berkurang banyak performanya untuk bersaing kecepatan dan kebugaran. Maka mantan kapten Barcelona ini memutuskan untuk pensiun pada 1 Juli 2019.

Menurut profil Xavi, ia memperoleh julukan sebagai El Profesor selama masih merumput, karena mempunyai kecerdasan untuk menguasai jalannya pertandingan sesuai iramanya. Sang kapten sudah membela klub Barcelona selama 17 tahun, sehingga akan selalu dikenang sebagai legenda. Tak heran hingga saat ini, banyak fans yang begitu merindukan momen Xavi di lapangan.

Prestasi dan Fenomena Penghujung Karir Xavi di Barcelona

Sosok Xavi memang tidak pernah lepas dari identitas seorang kapten Barcelona sebab loyalitas yang diberikannya pada klub tersebut selama 17 tahun. Dalam kurun waktu tersebut, pastinya sudah banyak sekali prestasi yang ia raih. Baik itu di level klub atau negara, karir Xavi termasuk gemilang untuk dibandingkan dengan pemain yang lain.

Selama merumput untuk membela pertandingan bersama negara kebangsaannya, Xavi telah berhasil membawa pulang gelar juara dunia. Tepatnya di tahun 2010, negara Spanyol yang dibela Xavi memenangkan piala dunia paling bergengsi bagi semua pemain. Xavi juga pernah menang piala Euro sebanyak 2 kali bersama tim Spanyol di tahun 2008 dan 2012.

Bersama klub Barcelona, Xavi sudah berhasil memenangkan 4 piala liga champion sepanjang karirnya dan pastinya merupakan pencapaian yang fantastis. Namun ada fenomena unik di mana klub Barcelona belum pernah juara champion lagi semenjak Xavi pensiun. Selalu ada hal yang menghambat lajut Barcelona sehingga mereka selalu gagal untuk mencapai tahap final.

Padahal selepas kepergian Xavi, klub Barcelona juga selalu diperkuat pemain hebat dengan potensi tak kalah bagusnya dari Xavi. Tetapi sosok kepemimpinan dan pengatur ritme permainan dari Xavi yang terasa hilang sepenuhnya. Maka tak heran bila sampai sekarang, sosok dari profil Xavi begitu dirindukan bila mengingat masa emasnya di Barcelona.

About the Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *